Thursday , October 28 2021

Pengkhianatan Luar Biasa – VIVA



[ad_1]

VIVA – Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra resumes the change of house in the night of 01, Jokowi-Ma'ruf Amin for Pilpres 2019. Pilihan sikap Yusril and staffed Partai Bulan Bintang (PBB).

Kader PBB sekaligus Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Hasan Bamukmin, mengatakan was memang benar Yusril jadi pengacara Jokowi-Ma'ruf maka tak bisa diterima.

"Maka ini pengkhianatan yang luar biasa walaupun seumpama YIM (Yusril Ihza Mahendra) atas us nabari sekali pun. I say saya yang lainnya sangat marah dan terpukul," kata Novel kepada wartawan, Senin malam, 5 November 2018.


Novel such habis pikir dengan sikap Yusril memilih menjadi kuasa hukum Jokowi. Alasannya, kata dia, 70 persen cad PBB patuh terhadap Ijtima Ulama II. Namun, the manuscript Yusril ini, is a full-fledged PBB agent in Munaslub for the memorial of Mentors Sekretaris Negara itu.

"In the middle of the digelarnya munaslub, the Yem secures the hormone YIM secures the hormone.You have a YIM trial, and it has been sent to Muslims to send it to PBB satan satunya in Indonesia, coffee syariat Islam, "jelas Novel.

Kemudian, she was a member of the same mendorong Yusril turun from the same Ketum PBB, as well as the rest of them. Ia menegaskan dirinya dan koleganya yang merupakan alumni 212 akan mundur dari calon legislator PBB. Novel saat ini merupakan caleg DPRD DKI from PBB to give 8 Jakarta Selatan.

"Kalau sudah mentok tidak bisa melengserkan YIM maka saya i kawan-kawan secara resmi, terbuka beramai-ramai from FPI and PA 212 yang berada di PBB akan mengundurkan diri dan akan menggemboskan PBB di manapun," tuturnya.

Baca: Resmi Jadi Pengacara Jokowi, Yusril Siap Pasang Badan Lawan Hoax

Sebelumnya, Yusril mengakui benar menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf for Pilpres 2019. Yusril siap pasang badan membela Jokowi-Ma'ruf melawan berita bohong atau hoax. Yusril menegaskan dirinya siap bekerja profesional dengan membela hak-hak Jokowi-Ma'ruf.

"Jika ada hak-hak Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf yang dilanggar, beliau dihujat, dicaci dan difitnah misalnya, tentu saya akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta-fakta yang sesungguhnya," jelas Yusril, dalam keterangannya, Senin 5. november 2018. ( ase)

Baca: Bila Yusril Dukung Jokowi, Alumni PA 212 Mundur Nyaleg from PBB

[ad_2]
Source link